Langsung ke konten utama

DAI PENGGERAK LD PBNU MENGUNJUNGI LD PCNU KAB BOGOR

dokumentasi PDP LD PBNU mengunjungi LD PCNU Kab Bogor


    Pada Forum Silahturahmi Nasional Lembaga Dakwah PBNU (SILATNAS LD PBNU) Dai Penggerak Lembaga Dakwah Pengurus besar Nahdlatul Ulama (LD-PBNU) mengunjungi Lembaga Dakwah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) kab Bogor, pada sabtu 22 Agustus 2020.

Lembaga Dakwah PBNU adalah pilar dan ruh perjuangan Nahdlatul Ulama, dengan adanya program Forum SILATNAS ini ,merupakan salah satu upaya yang dilakukan dai penggerak NU LD-PBNU untuk menguatkan spirit penyebaran dakwah NU ke penjuru nusantara. Yang mana di ketuai oleh dr. Abdul Kholik Irfan atau yang akrab dipanggil Abah. Beliau mengatakan dengan adanya forum SILATNAS ini sebagai ajang silahturahmi dan penyambung tali persaudaraan NU kepenjuru Nusantara bahkan Nasional.

Silahtuahmi secara syariat juga merupakan amalan utama karena mampu menyambungkan apa-apa yang putus. Oleh karena itu, silahturahmi memiliki keutamaan dan manfaat yang luar biasa.

Forum SILATNAS dimulai dari mengunjungi kader penggerak NU dan dilanjut mengunjungi PCNU atau MWCNU di penjuru Nusantara bahkan Nasional. Pada pekan ini, Forum SILATNAS LD-PBNU pertama kali bergerak ke tingkat PCNU dengan mengunjungi PCNU Kab Bogor.

“ pagi ini adalah suatu kebesaran bagi LD PCNU kab bogor dikunjungi PDP LD-PBNU , sebenarnya hari ini saya ada jadwal ziarah kebanten namun, saya batalkan untuk menyambut kedatangan PDP LD PBNU. “ Ungkap ketua LD PCNU kab . Bogor saat sambutan.

Beliau juga menambahkakn, ini adalah kali pertama datangnya penggerak PBNU mengunjugi PCNU Kab Bogor dengan adanya ajang silahturahmi ini memiliki vitamin luar biasa tersendiri bagi cabang untuk mensyiarkan dan menegakan ajaran Nahdlatul Ulama di tingkat cabang dan wilayah.

Abah, dalam sambutan juga mengatakan “ Saya senang, saya bahagia, saya terharu dan hati saya menangis kebahagiaan bahwa kita semua bisa berkumpul disini walau ustdz dan ustdzah berasal dari macam-macam kota, saya juga mengucapkan Terimakasih kepada Pengurus LD PCNU Kab Bogor karena semua telah hadir dan menyambut hangat kedatang Kami. Saya berharap dengan dimulai pergerkan silahturhami ke  PCNU Kab Bogor akan terus berlanjut  dan Istiqomah ke seulurh PCNU dan MWCNU di penjuru Nusantara bahkan Nasional.”

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PRIA ITU MENGAJAKKU MENIKAH? SECEPAT ITU? PADAHAL KITA TAK SALING KENAL? MENGAPA?

https://www.islampos.com/aku-menginginkan-istri-sholihah-40597/ Dia dengan cepat mengajakku menikah, walaupun kita belum saling kenal dan bertemu satu sama lain. Kita hanya berteman via online, namun beberapa kali ia memintaku bertemu dan mengajak nikah. Spontan, saya berfikir “ Lho, apa yang pria itu fikirkan? Mengapa dia punya niat menikahi ku? Padahal dia hanya sebatas followers ku saja “.   Semua pertanyaan seolah terproduksi dalam fikiran saya. Hingga pada saat yang bersamaan, saya mencoba diskusi mengenai hal ini bersama Ketua PC PMII Kab. Bekasi masa Khidmat 2019-2020, Sahabat Dedi Ambaryadi. Saya bertanya beberapa hal yang ada di fikiran saya, dan mengapa disini saya mengajak laki-laki untuk berdiskusi? Ya, Karena saya pribadi sangat penasaran apa sebenarnya yang difikirkan oleh laki-laki. Jatuh cinta saja tidak cukup untuk membuat seseorang pria yakin menikah dengan kita. Begitupun sebaliknya, dilansir dari yourtango.com, Kamis (7/9/2017) berik...

Ketika Perempuan Bersuara

- Perempuan Bersuara - Menjadi perempuan yang bersuara dan berpikir kerap dianggap hal yang aneh, dianggap banyak bicara, lebay, suka protes, banyak maunya. Padahal saat perempuan bersuara berarti ada ketidakadilan disekitar mereka, ada ketidaknyamannya yang menindas mereka dan perempuan ingin memperbaikinya. Raden Dewi Sartika dibukunya “meluruskan yang keliru dan menguatkan yang lemah”. Namun hingga saat ini perempuan selalu dibatasi, dianggap hanya sebagai pemanis, perempuan berpendapat selalu dianggap hanya angin lalu, masyarakat selalu menganggap perempuan tak bisa berpikir rasional, pemikiran perempuan selalu dilandasi emosional dan terbawa suasana. Karena banyaknya respon negatif pada perempuan yang bersuara membuat perempuan lain diluar sana lebih memilih untuk diam. Menerima segala penindasan serta pelecehan yang ada. jika sama sama kita lihat pada tahun 1965 kasus Perempuan selalu sama - pelecehan dan penindasan - bahkan semakin bertambah. Maka, dari keberanian per...

Mencoba untuk tidak mempermaslahkan jerawat sekecil apaun karena Cantik adalah Hak Perempuan

#repost@gothdiana  Banyak sekali Para wanita yang selalu mendambakan kulit putih, wajah berseri, bebas jerawat, komedo, langsing, tinggi.  sehingga menjadikan standar kecantikan Perempuan hanya dinilai dari seberapa mulus kulit wajah. Selain membuang buang uang, hal ini pun sangat membuang buang waktu perempuan untuk berhias sebelum keluar rumah, mau atau tidak perempuan harus sabar menghabiskan waktunya berjam jam hanya untuk berhias agar dapat dikatakan cantik.  Dengan begitu, banyak sekali produk kecantikan yang menjanjikan efek Putih, berseri, bebas jerawat  tampil cantik dan merona. Kecantikan Wanita sekan berkiblat pada seberapa indah lukisan alis atau seberapa merona lipstick yang digunakan. Banyak kemudian wanita lupa, cantik tidak semata didefinisikan oleh indahnya paras. Ada kepribadian indah yang juga memainkan peranan penting pada definisi " Wanita Cantik " Tulisan ini, berawal saat saya membaca caption dari @gothdiana di Instagram Me...